Friday, April 5, 2013

"Mimpi Dalam Islam"


Dalam sebuah hadits sahih riwayat
Bukhari Muslim (muttafaq alaih)
Nabi bersabda:
Artinya: "Mimpi yang baik itu dari
Allah sedang mimpi buruk itu dari
setan. Barangsiapa bermimpi
buruk, kemudian meludah ke kiri
(tanpa keluar air ludah) tiga kali
dan mengucapkan ta'awwudz
(yaitu, ucapan audzubillahi
minasyaitanirrojim), maka syaitan
tidak akan mengganggunya dan
hendaknya tidak memberitahu
siapapun. Dan barangsiapa yang
bermimpi baik, maka
bergembiralah dan jangan
meberitahu kecuali pada orang
yang kamu senangi."

Dari hadits di atas, ada dua hal
yang bisa kita ambil pelajaran.

Pertama, bahwa mimpi baik atau
buruk itu dapat memengaruhi
perasaan kita setelah bangun. Oleh
karena itu, dianjurkan membaca
doa sebelum tidur agar terhindar
dari mimpi buruk yang hanya akan
membuat kita merasa tidak
bahagia.

Dalam hadits lain Nabi bersabda:
"Artinya, mimpi itu ada tiga: dari
Allah, dari syaitan dan dari diri
sendiri."(HR. Muslim)

Umumnya mimpi memiliki
kemungkinan berasal dari syaitan
atau dari diri sendiri. Karena,
hanya satu yang pasti benarnya
yaitu apabila bermimpi bertemu
Rasulullah, karena wajah Rasulullah
tidak dapat ditiru.

Namun demikian, mimpi bertemu
Rasulullah tidak menjamin itu
betul-betul Nabi. Walaupun syaitan
tidak dapat meniru wajah Nabi,
tetapi syaitan dapat saja mengaku-
ngaku sebagai Nabi. Toh, tidak ada
seorangpun dari kita yang
mengetahui wajah Nabi
Muhammad itu seperti apa. Oleh
karena itu, yang paling aman
adalah tidak usah menanggapi
mimpi. Mimpi apapun itu lebih
besar kemungkinan berasal dari
setan atau sekedar ilusi pribadi.

Kedua, bahwa mimpi itu tidak
berhubungan dengan masa depan
kita. Mimpi tidak dapat dijadikan
pertanda yang memengaruhi masa
depan. Begitu juga, mimpi tidak
dapat dijadikan dalil syariah atau
duniawi untuk melakukan atau
meninggalkan sesuatu. Karena
Islam sudah meletakkan dasar
aturan yang jelas dalam Quran dan
Hadits tentang kewajiban dan
larangan dan itu bersifat final.

Oleh karena itu, lupakan mimpi
anda. Dan teruslah melangkah
menyongsong masa depan
dengan kerja keras, visi yang jelas
dan ketaatan total pada Allah dan
Rasul-Nya.

No comments:

Post a Comment